Sambutan Uskup Agung Semarang

DALAM RANGKA PERESMIAN DAN PEMBERKATAN GEREJA SANTA LIDWINA, STASI BEDOG, PAROKI KUMETIRAN, YOGYAKARTA

romokanjeng-mdSegenap umat Katolik Gereja St. Lidwina, Stasi Bedog yang berbahagia. Dalam kesempatan yang penuh rahmat ini, saya ikut bergembira bersama seluruh umat di sini yang mengadakan Peresmian dan Pemberkatan Gedung Gereja. Patutlah kita bersyukur kepada Tuhan yang penuh kasih, yang telah menyertai dan memberkati perjuangan panitia dan seluruh umat melalui kerjasama yang baik sehingga Gedung Gereja yang kita cita-citakan berhasil dibangun dan diresmikan. Untuk itu kepada panitia dan seluruh umat di sini, saya menyampaikan ucapan SELAMAT.

Kita pasti merasa gembira dengan diresmikannya Gedung Gereja ini. Namun demikian kita tidak cukup kalau hanya meresmikan, yang lebih penting lagi bahwa di dalam Gedung Gereja ini seluruh Umat Stasi St. Lidwina Bedog ini akan semakin rajin menggunakannya sebagai tempat untuk memuji Tuhan dan mempertebal iman. Maka saya berharap, dengan diresmikannya Gedung Gereja ini, semakin menambah semangat Umat dalam menghidupi imannya, dan semakin bersemangat juga untuk ambil bagian dalam setiap kegiatan dan pelayanan yang murah hati. Selain itu saya juga mengajak seluruh Umat untuk selalu berusaha menciptakan kesatuan dalam paguyuban-paguyuban yang sekarang ini disadari oleh Gereja menjadi salah satu cara yang baik untuk mensikapi situasi yang ada. Semangat menciptakan kesatuan itu, agar tidak menjadi tertutup, kita ikuti dengan semangat keterbukaan dan keterlibatan di tengah-tengah masyarakat.

Gereja kita ini diberi nama St. Lidwina. Maka saya mau mengajak saudara-saudara semua untuk mengerti dan merenungkan siapakah St. Lidwina itu. Kiranya kita tidak hanya sekedar memilih nama, tetapi kita ingin meneladan, ingin berlindung dibawah teladan dan semangat St. Lidwina. St. Lidwina lahir di Shiedam, Belanda pada lahun 1380 dan meninggal pada lahun 1433. la berkembang sebagai seorang gadis yang sangat cantik, tetapi ia sering justru merasa terganggu dengan kecantikannya. Ia tidak tertarik kepada keindahan dan kekayaan duniawi. Semenjak berusia 15 tahun dia sudah mempersembahkan kemurniannya kepada Tuhan. Pada suatu peristiwa dia jatuh dan patah tulang rusuknya. Ia menjadi lumpuh dan selama 38 tahun hanya hidup dari komuni kudus saja. Pastor Paroki yang menjadi bapa rohaninya memberi nasehat yang sederhana tetapi tepat, yaitu supaya Lidwina sabar dan mempersatukan penderitaannya dengan penderitaan Kristus. Sejak itu ia merasa terhibur, bahkan ia merasa dipanggil untuk menderita bagi dosa-dosa orang lain. Ia ingin bermatiraga, tidurnya cukup di atas papan yang keras dan hidup dari komuni kudus yang dihantarkan oleh Pastor Parokinya. Hidup rohani Lidwina semakin berkembang bahkan Tuhan menambahkan berbagai kekuatan baginya. Dari luka-lukanya keluarlah bau harum; dan meskipun kamarnya tidak diterangi lampu, namun terang benderang karena cahaya ajaib dari surga. Dan masih banyak mukjizat lain selama ia menderita sakit.

Sambil merenungkan hidup St. Lidwina, saya berharap supaya seluruh umat disini khususnya kaum muda bisa meneladan semangat St. Lidwina yang menjadi pelindung di Gereja ini. Sementara dunia masa kini menawarkan berbagai hal yang menarik, saya mengajak seluruh umat di sini untuk tetap tertarik dan bersemangat seperti St. Lidwina dalam perjuangannya mengumpulkan harta surgawi. Kesatuan dengan Tuhan dirasakan dan dialami dengan menyambut komuni. Tahun ini adalah Tahun Ekaristi. Gereja mengajak seluruh umat untuk menghayati pentingnya Ekaristi. Maka gedung Gereja ini sungguh akan semakin berdayaguna bila Umat rajin berkumpul untuk berdoa dan merayakan Ekaristi.

Akhirnya saya sampaikan selamat dan proficiat. Tuhan memberkati Anda semua.

Semarang, 24 Agustus 2005

Uskup Agung Semarang

+ I. Suharyo

(Sumber: Buku Kenangan, 2005)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.